Kalbarpost.co.id – Sintang, Kalbar – Aktivitas judi sabung ayam di wilayah Lengkenat, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dilaporkan kembali marak dan berlangsung secara terbuka. Kegiatan tersebut bahkan disebut-sebut tidak tersentuh aparat penegak hukum.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan informasi yang dihimpun, praktik perjudian itu terlihat ramai pada Sabtu (14/2/2026). Dalam sebuah video yang beredar luas, tampak sejumlah pria dan wanita berada di lokasi, diduga terlibat dalam aktivitas taruhan sabung ayam.

Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sintang, Erikson, menilai kegiatan tersebut sudah lama beroperasi dan terkesan dibiarkan.

“Judi sabung ayam di Lengkenat ini bukan hal baru. Sudah lama berjalan dan terkesan ada pembiaran. Aktivitasnya terang-terangan, bahkan ramai dikunjungi,” ujar Erikson, Minggu (15/2/2026) di Sintang.

Ia menduga adanya pembiaran dari aparat penegak hukum setempat. Bahkan, Erikson mempertanyakan kemungkinan adanya pihak-pihak yang membekingi aktivitas ilegal tersebut.

“Kita menduga ada pembiaran. Apakah ada setoran-setoran? Ini yang perlu diusut. Karena kegiatan ini berlangsung terbuka dan seolah tak tersentuh hukum,” sindirnya.

Erikson juga meminta Kapolda Kalimantan Barat serta jajaran Polres Sintang untuk segera turun tangan melakukan penertiban terhadap praktik perjudian yang dinilainya sebagai penyakit masyarakat.

“Kami meminta Kapolda Kalbar dan Polres Sintang segera melakukan tindakan tegas dan penertiban terhadap aktivitas judi sabung ayam di Lengkenat,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah mencoba menghubungi Kapolsek Sepauk, IPTU Abdul Hadi, S.H., guna meminta klarifikasi terkait maraknya judi sabung ayam di wilayah hukumnya. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Menurut informasi yang dihimpun, selain di Lengkenat, aktivitas serupa juga diduga berlangsung di beberapa titik lain di wilayah Kecamatan Sepauk, di antaranya Patah Kemudi dan Kilometer 53.

Hingga saat ini, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian terkait dugaan maraknya aktivitas judi sabung ayam tersebut.