Kalbarpost.co.id – Ketapang – Kinerja penegak hukum di wilayah hukum Polsek Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menjadi sorotan. Maraknya praktik bandar toto gelap (togel) di Sandai menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sumber dari masyarakat Sandai yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan peristiwa yang baru-baru ini terjadi. Seorang bandar togel ditangkap oleh petugas. Namun, berselang beberapa hari setelah penangkapan, bandar tersebut dikabarkan dipulangkan setelah melalui proses negosiasi.

Informasi ini menimbulkan keresahan dan pertanyaan mengenai transparansi dan efektivitas penindakan perjudian di wilayah tersebut.

Upaya konfirmasi mengenai kejadian ini dilakukan awak media kepada pihak bandar. Anak dari bandar yang bersangkutan, bernama Stev, saat dihubungi melalui sambungan seluler pada Selasa (6/5/2025), menyatakan bahwa urusan ayahnya bukanlah urusannya. Pihak bandar sendiri terkesan menghindar saat awak media mencoba menemui untuk mendapatkan klarifikasi.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Sandai belum berhasil dikonfirmasi terkait

Maraknya aktivitas perjudian seperti togel memang menjadi perhatian serius di berbagai daerah. Berdasarkan informasi dari sumber lain, praktik perjudian togel online juga menjadi target penindakan.

Namun, kasus di Sandai dengan adanya dugaan penangkapan dan pemulangan bandar togel dalam waktu singkat menimbulkan kekhawatiran terkait konsistensi penindakan hukum.

Situasi ini berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemberantasan perjudian. Publik berharap ada penjelasan resmi dari pihak berwenang mengenai peristiwa yang terjadi di Sandai untuk menghilangkan spekulasi dan memastikan penegakan hukum berjalan adil dan transparan.

Situasi “tangkap lepas” yang diduga terjadi mengindikasikan adanya celah dalam penindakan. Negosiasi yang dikabarkan menjadi penyebab pemulangan bandar togel harus diklarifikasi secara transparan. Jika benar terjadi, hal ini bisa menjadi preseden buruk dalam upaya pemberantasan perjudian.

Masyarakat Sandai menunggu tindakan tegas dan transparan dari pihak kepolisian. Maraknya praktik perjudian dapat menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang negatif, sehingga penindakan yang konsisten dan tanpa pandang bulu sangat dibutuhkan. Keberhasilan operasi penindasan perjudian tidak hanya diukur dari jumlah penangkapan, tetapi juga dari proses hukum yang berjalan hingga tuntas dan menimbulkan efek jera bagi pelaku.

Kasus di Sandai ini menjadi cermin bahwa upaya pemberantasan perjudian masih menghadapi tantangan. Penting bagi penegak hukum untuk memastikan bahwa setiap penindakan dilakukan sesuai prosedur dan tidak ada negosiasi di luar jalur hukum yang dapat mencederai rasa keadilan masyarakat.

Publik berharap ada penjelasan resmi dan langkah konkret dari Polsek Sandai dan jajaran di atasnya untuk menindaklanjuti dugaan “tangkap lepas” bandar togel ini dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.